DAMPAK ARUS LALULINTAS SIMPANG KARIANGAU Km. 5.5 BALIKPAPAN TERHADAP PERMUKIMAN

Penulis

  • Muhammad Alpian Universitas Balikpapan
  • Sefriyandri A Prayoga

Kata Kunci:

Permukiman, lalulintas, Kariangau

Abstrak

Simpang Tiga Kariangau Jl.Soekarno Hatta KM. 5.5 Balikpapan Utara termasuk kawasan bisnis dan pendidikan, sehingga memiliki lalu lintas yang komplek dan tingkat pertumbuhan lalu lintas yang cepat. Hal ini dipengaruhi dengan kurangnya fasilitas yang memadai seperti tidak adanya lampu isyarat lalu lintas, tidak adanya rambu-rambu lalu lintas pada simpang sehingga mengakibatkan kapasitas persimpangan tersebut kurang mampu menampung arus lalu lintas yang lewat. Masalah lainnya adalah adanya parkir pada bahu jalan pada area pertokoan di area simpang jalan yang akan mengurangi kapasitas jalan dan akan menyebabkan penurunan kecepatan bagi  kendaraan yang melaluinya, adanya warung yang menempati jalur pejalan kaki yang menyebabkan pejalan kaki terpaksa harus menggunakan badan jalan yang tentunya akan mengurangi kapasitas jalur tersebut. Kondisi yang terjadi di atas menyebabkan terjadinya kemacetan pada Simpang Kariangau Jl. Soekarno Hatta KM. 5.5,  yaitu terjadi antrian yang cukup panjang dilengan simpang. Ini berarti terjadinya tundaan pada kendaraan, yang berakibat bertambahnya biaya operasional dan waktu tempuh kendaraan. Untuk itu perlu diadakan penelitian terhadap pelayanan Simpang Kariangau Jl. Soekarno Hatta KM. 5.5tersebut.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-01-26

Cara Mengutip

Alpian , M. ., & A Prayoga, S. (2024). DAMPAK ARUS LALULINTAS SIMPANG KARIANGAU Km. 5.5 BALIKPAPAN TERHADAP PERMUKIMAN. Jurnal Arsitektur Display, 2(2), 73–80. Diambil dari http://jurnal.arsitektur.uniba-bpn.ac.id/index.php/Display/article/view/26